CONTOH LAPORAN KKN



BAB I
PENDAHULUAN

A.       Latar Belakang
Kuliah kerja nyata adalah bentuk dari kegiatan Mahasiswa dan Mahasiswi dalam wujud pengabdian kepada masyarakat guna untuk mendidik dan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam memberdayakan keluarga sehingga dapat mencapai derajat kehidupan yang lebih baik, yang mana kegiatan tersebut penerapannya dapat melalui penyuluhan, anjuran dan pembentukan jaringan posdaya di Masyarakat dengan berbagai macam rangkaian pengembangannya, baik berupa kewirausahaan, pencerdasan, penyuluhan tentang kesehatan dan kesejahteraan keluarga dimana Mahasiswa dan Mahasiswinya adalah peserta Kuliah Kerja nyata (KKN).
Dengan melalui pemilihan lokasi dan tempat Kuliah Kerja Nyata (KKN) serta belum terbentuknya Posdaya di lokasi tersebut. Maka atas beberapa hal, petunjuk dan tujuan KKN Posdaya yang dimaksud, maka dipilihlah lokasi KKN di Wilayah  Kecamatan Warungpring, tepatny di Dusun KrajanDesa Warungpring yang terdiri dari 1 RW dan 10 RT. KKN Posdaya  tersebut merupakan suatu bentuk yang nyata dari bentuk kegiatan Mahasiswa dan Mahasiswi di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang. Kegiatan KKN tersebut dilaksanakan karena melihat di lingkungan sekitar desa masih banyak masyarakat yang tertinggal dan terisolasi oleh wawasan dan pengetahuan, dikarenakan letak geografis, kultur budaya, pekerjaan, sumber daya manusia, serta tingkat pendidikan yang masih relatif rendah.
Permasalahan diatas merupakan gambaran awal dalam pemilihan lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posdaya STIT Pemalang sebagai bentuk kepedulian dan tanggungjawab. Gambaran tersebut diperoleh dari hasil observasi ditemukan permasalahan-permasalahan di Dusun KrajanDesa Warungpring Kecamatan Warungpring Kabupaten Pemalang. Terkait dengan perkembangan sumber daya manusia, baik dari segi wawasan tentang pendidikan, spiritual keagamaan, kepedulian sosial dan pengembangan material melalui kegiatan kemasyarakatan dan masih kurang pemahaman tentang tugas, fungsi, keberadaan individu di Lingkungannya yang menjadi daerah tersebut tertutup dari dunia luar.
Dalam memenuhi bentuk kebutuhan sehari-hari, masyarakat Desa Warungpring termasuk dalam kelompok masyarakat yang berani dan ulet dalam menghadapi tantangan hidup yang serba mahal dan sulit untuk mendapatkan bahan-bahan kebutuhan pokok dalam kesehariannya, akantetapi masyarakat tetap bisa memenuhi sesuai kemampuannya masing-masing.disini terlihat adanya bentuk kesejahteraan keluarga dalam masyarakatterutama dilingkungan Dusun Krajan dimana sebagian besar masyarakatnya adalah sebagai berikut :
1.      20% Buruh Tani
2.      15% Tani
3.      10% PNS dan Lainnya
4.      58% Pedagang/Wiraswasta
Adanya tingkat pemikiran dan bentuk-bentuk sosialisasi sadar akan pendidikan dan tidakdapat mereka akses, karena kesederhanaan dan kebiasaanbekerja yang menguras tenaga itulah pengembangan pemikiran sangat sedikit diterima dan informasi yang mereka dapat sangat minim sekali. Tentang masyarakat sehat masyarakat dusun KrajanDesa Warungpring sebagian milik warga yang belum terkelola dengan baik. Hal ini kurang sebanding dengan tingkat kesejahteraan KS II yang disandangnya. Sedangkan dalam  kegiatan pembinaan  moral spiritual keagamaan yang selama ini sudah terbiasa dilaksanakan didesa atau lingkungan masyarakat setempat baik berupa bentuk kegiatan rutinan Jum’at (tahlilan) maupun bentuk-bentuk kegiatan peringatan hari-hari besar Islam.
Dengan latar belakang yang ada tersebut, nantinya Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posdaya STIT Pemalang yang ada di lingkungan dusun Krajan RT.1 Sampai RT.10Desa Warungpring Kecamatan Warungpring nantinya dapat membawa perubahan yang signifikan untuk lebih baik dari sebelumnya dan   nantinya masyarakat mendapatkan  wawasan  pengetahuan yang baru tentang sesuatu yang belum diketahuinya baik dalam dunia pendidikan maupun kehidupan sosial pada umumnya. Disamping  itu pula ada manfaatnya bagi Mahasiswa dan Mahasiswi itu sendiri tentang apa yang mereka fikirkan dan programkan bisa terlaksana dengan baik dan nantinya dapat membawa dampak perubahan yang lebih baik diDesa Warungpring.
B.       Keadaan dan Masalah
1.    Keadaan Masyarakat Dusun KrajanDesa Warungpring
               Masyarakat dusun KrajanDesa Warungpring Kecamatan Warungpring Kabupaten Pemalang merupakan masyarakat yang jauh dengan lingkungan perkotaan yaitu terletak bagian selatanyang menuju ke kota tegal,. Desa Warungpring terdiri dari 6 Dusun yaitu Dusun krajan, Dusun karangtengah, Dusun gombong, Dusun Warungpring dan Dusun Pamulian Dusun Tegalharja
Keadaan bangunan rumah warga 80 % adalah bangunan yang permanen (rumah tembok) dengan kondisi yang sangat layak dan sangat memungkinkan tingkat kesehatannya juga terjamin.
Ibu hamil dan anak-anak balita secara rutin selalu aktif dalam kegiatan posyandu. Walaupun jarang sekali mereka mempergunakannya sebagai layanan kesehatan murah. Karena waktu yang digunakan masih sangat singkat dan petugas masih terbatas.
2.    Masalah yang diangkat
Dengan keadaan masalah kondisi sosial masyarakat dusun KrajanDesa Warungpring Kecamatan Warungpringyang demikian maka KKN Posdaya STIT Pemalang menemukan beberapa masalah yang diantaraanya :
a.                     Kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan baik umum maupun agama ke jenjang yang lebih tinggi
b.                     Sedikitnya kehadiran warga dalam pembinaan dan sosialisasi disebabkan keterbatan waktu petugas dan keadaan warga yang lebih banyak untuk bekerja baik di persawahan maupun perkantoran.
C.      Tujuan Pengembangan dan Pembentukan Posdaya
Tujuan adanya KKN Posdaya STIT Pemalang diDusun KrajanDesa Warungpring Kecamatan WarungpringKabupaten Pemalang ada dau maksud yaitu :
  1. Tujuan Pembentukan Posdaya
  2. Tujuan Pengembangan Posdaya        
KKN di bentuk oleh KKN bertujuan :
·         Memberi informasi tentang program KKN Posdaya di Dusun KrajanDesa Warungpring
·         Mengoptimalkan partisipasi warga menjadi anggota posdaya sebanyak-banyaknya
·         Mengadakan pelatihan dan penyuluhan pembangunan ekonomi secara mandiri
·         Menyiapkan tenaga kader untuk pelaksanaan dan penguatan fungsi-fungsi keluarga.
·         Memberdayakan sumber-sumber yang ada pada fungsi peningkatan ekonomi, pendidikan kesehatan maupun pembinaan mental spiritual keagamaan.
1.      Tujuan Pengembangan Posdaya
·         Masyarakat dapat menindaklanjuti program-program pembentukan Posdaya sesuai dengan tingkat kebutuhan dan kemanfaatannya dalam bentuk kerja Nyata yang sudah dijalnkan Mahasiswa dan Mahasiswi KKN Tematik Posdaya.
·         Mengembangkan program dan pelaksanaan Posdaya ditingkat yang lebih luas oleh kader-kader yang sudah dibentuk dan dilatih.
·         Berkembang sesuai dengan tingkat kemampuan SDM dan SDA yang ada dengan bantuan lembaga, kelompok atau organisasi yang ada di desa.







BAB II
PENYUSUNAN PROGRAM KERJA AWAL

A.    Observasi Lapangan
Warga Desa Warungpring  berjumlah  17523Jiwa. Terdiri dari 7503laki-laki, 10020 perempuan, Warga Asing laki-laki berjumlah5 Orang dan perempuan berjumlah6 orang. Adapun yang ditempati oleh Mahasiswa dan Mahasiswi KKN hanya bertempat di satu dusun yaitu dusun Krajan, yang jumlah penduduknya mencapai 3080dalam data sebagai berikut :
  1. Data Menurut Pekerjaan : Tani, Bangunan, Dagang, Jasa, PNS, Guru         
  2. Data menurut anak usia sekolah
-          Tidak tamat SD     : 34 orang
-          SD s/d SMP          : 283orang
-          SMA                     : 764 orang
-          Perguruan Tinggi   : 73orang
  1. Data pasangan usia subur
-          Jumlah PUS          : 342
-          Ikut KB                 :241    
-          Tidak ikut P. KB   :576
  1. Data warga yang usianya sudah lanjut
-          Jumlah lansia         :183
-          Laki-laki                : 101
-          Perempuan                        :82
  1. Data jumlah balita 0-5 tahun
-          146
  1. Data ibu-ibu yang membantu usaha suami
-          150

1.        Kondisi Sosial Keagamaan
Secara umum dengan melihat jumlah warga yang berada di dusun I, dusun KrajanDesa Warungpring Kecamatan Warungpring Kabupaten Pemalang 100 % pemeluk agamanya adalah Agama Islam. Maka dapat dinyatakan bahwa Kondisi sosial keagamaan inilah yang termasuk dalam kategori wilayah religious, disamping itu juga di lingkungan masyarakatnya sudah ada banyak jumlah organisasi sosial keagamaan maupun kegiatan-kegiatan keagamaan yang sudah membudaya sejak dahulu kala, baik berupa jamiyah rutin mingguan maupun bulanan yang diikuti oleh bapak-bapak dan ibu-ibu.
a.       Organisasi Keagamaan
1.      Nahdltul Ulama’
2.      Fatayat
3.      Muslimat
4.      Majlis Ta’lim NU ( Jam’iyah As Sa’adah )
5.      Majlis Ta’lim ( TPQ, MADIN )
b.      Organisasi Sosial
1.      PKK
2.      PKH
3.      Pemauda pancarila
4.      Karang Taruna
5.      KNPI
c.       Kegiatan Keagamaan
1.      Pengajian Rutin, jami’yah Tahlil dan Berzanji setiap Hari Jum’at
2.      Pengajian Rutin, jami’yah Tahlil dan Asmaul Husna Setiap hari Jum’at
3.      Pengajian Sabtu Manis, Jam’iyah As Sya’adah sebulan sekali
4.      Pengajian Jamiyah di rumah warga Setiap Malam
5.      Pengajian PHBI ( Peringatan Hari Besar Islam )
6.      Tokoh-tokoh Keagamaan
a.       K. H Ahmmad Son Haji
b.      Ustd Taufiqurohman
c.       Ustd Matori
d.      Ustd Jamil
e.       Ustd H Agus Nur Kholis
f.       Ustd Agus Surodiono
g.      Ustd Waluyo
h.      Ustd Nur Kholis
i.        K, H Parihin
j.        Ustd H Abdul Aziz
k.      Ustd Usman
l.        Ustd Subahi
d.      Sarana Prasarana
1.      MasjidAl-Makmur
2.      Masjid Al-Barokah
3.      Musholla Darusalam
4.      Musholla Al-Amiroh
5.      Musholla Baitul Salamah
6.      Musholla Baitu Toyib
7.      Musholla Baitu Salam
8.      Musholla Baitul Mutaqin
9.      TPQ Darusalam
10.  TPQ Miftahul Afkar
11.  TPQ Nur Kholis
12.  TPQ RT 2
13.  MDA  warungpring
e.       Lembaga Pendidikan
1.      Lembaga Formal
a.       SDN 1 Warungpring
b.      SDN 6 Warungpring
c.       SDN 7 Warungpring
d.      TK Pertiwi
e.       TK Muslimat
f.       TK Aba
2.      Lembaga Non Formal
a.       TPQ
b.      TPQ
c.       PAUD
2.        Kondisi Ekonomi Masyarakat
a.       Data Menurut Pekerjaan
1). Petani                                            : 20%
2). Buruh Tani                                    : 15%
3). Wiraswasta/Pedagang                   : 49 %
4). PNS dan Lainnya                         : 19%
b.      Data Tingkat Pendidikan Masyarakat
1). SD                                                                         : 2 %
2). SMP                                                                      : 20%
3). SMA / MA                                                            : 60 %
4). Universitas Negeri / Perguruan Tinggi Swasta     : 18%
B.     Rencana Program Kerja
Setiap pelaksanan suatu pekerjaan pastinya terlebih dahulu adanya perencanaan program kerja yang tersusun, guna mengoptimalkan pelaksanaan dan suksesnya sebuah kinerja yang ingin dicapainya. Sebelum KKN Tematik Posdaya dilaksanakan, Tim/kelompok Mahasiswa dan Mahasiswi terlebih dahulu membuat rancangan program kerja yang akan dipilih menjadi skala prioritas sesuai dengan kondisi sosial masyarakatnya. Skala prioritas yang meliputi 4 pilar posdaya. Diantara pilihan program kerja yang akan dilaksanakan antara lain :
  1. Kewirausahaan, yakni mengembangkan kelompok usaha mandiri,seperti: usaha keluarga yakni pembuatan keripik singkong, rempeyek dll. Maupun usaha simpan pinjam modal dari kabupaten / BKD / UPPK / P2K, pra koperasi atau koperasi.
  2. Pendidikan Kelompok Formal dan Non Formal, seperti: BKB (Bina Keluarga Balita), TK (Taman Kanak-kanak), TPQ, MADIN, BKR (Bina Keluarga Remaja), KBM (Kegiatan Belajar Masyarakat), PBA (Pemberantasan Buta Aksara), dan pelatihan Ketrampilan Usaha.
  3. Kesehatan yang menyangkut antara lain pengembangan posyandu, PHBS, Karang Wreda, Bina Keluarga Lansia (BKL), Kerja Bakti,  dll.
  4. Pengembangan – pengembangan Fungsi Lingkungan, seperti: BLK (Balai Latihan Kerja) dengan program pengembangan kebun bergizi yaitu menanami halaman dengan tanaman sayur, peternakan, kolam ikan, dan pakan ikan (Azola)
  5. Pembinaan Masyarakat Dalam Bentuk Keagamaan. Pendalaman materi agama, moral spiritual keagamaan, pembinaan majlis dan pengajian – pengajian.   
C.    Pelaksanaan Lokakarya Mini
      Dari rancangan program kerja yang ada, maka Mahasiswa dan Mahasiswi  KKN Tematik Posdaya menyusun langkah-langkah untuk penyelenggaraan lokakarya mini bersama warga dusun KrajanDesa Warungpring RT/RW setempat untuk mendengarkan program kerja yang sudah disusun. Rencana kerja ini disajikan oleh calon ketua Posdaya/ Mahasiswa dan Mahasiswi bersama kader, yang sebelumnya koordinator KKN memberikan panndangan dengan pilihan-pilihan program yang dapat dilaksanakan.
      Setelah penetapan program dan penyajian program dipilih melalui loka karya mini, tindak lanjut yang akan dilakukan yaitu penyempurnaan kegiatan menjadi kerja Posdaya.
D.    Program Kerja
      Program kerja yang dipilih melalui loka karya mini Mahasiswa dan Mahasiswi  KKN Tematik Posdaya di Dusun KrajanDesa Warungpring antara lain        :
  1. PAUD / TK
  2. Bimbingan belajar terhadap Anak-Anak TK,SD
  3. Kesehatan Keluarga dan Pengembangan Posyandu
  4. Pembinaan Masyarakat “Keagamaan”
  5. Pembuatan Keripik singkong dan toples hias
  6. Pengmbangan bibit Azola
  7. Pengembangan-pengembangan Fungsi Sosial (Penghijauan Lingkungan / Penanaman Bibit pohon Duren dan Bersih Desa).
E.     Susunan Pengurus Posdaya
Posdaya di Dusun KrajanDesa Warungpring Kecamatan Warungpringyaitu Posdaya Azola. Meliputi Wilayah RT.1-10 RW.01Dusun Krajan. Sedangkan struktur (susunan pengurus) Posdaya tersebut ada di bawah ini.
Susunan Pengurus Posdaya Azola
Masa Bhakti 2016-2017

1.      Pembina                                                : LPPM STIT PEMALANG
2.      Pelindung                                             : Kepala Desa
3.      Penasehat                                             : Anwar Supadi
4.      Ketua                                                    : Murito
5.      Sekretaris                                              : Muroqi
6.      Bendahara                                            : Ahmad Zaeni
7.      Bidang Kesehatan                                : Nurul Latifah
a.       Anggota Bidang Kesehatan                     : Nurul Afiyah
b.      Anggota Bidang Kesehatan                     : Nur Afifah
c.       Anggota Bidang Kesehatan                     : Siti Wasilah
8.      Bidang Pendidikan                              : Murtianingsih, S.Pd.Paud
a.       Anggota Bidang Pendidikan       : Amilatun
b.      Anggota Bidang Pendidikan       : Faslahatul Himah
c.       Anggota Bidang Pendidikan       : Ali Munir S.Pd.I
9.      Bidang Perekonomian                          : Ma’afi
a.       Anggota Bidang Perekonomian   : Untung Murianto
b.      Anggota Bidang Perekonomian   : Abdul Ghofur
c.       Anggota Bidang Perekonomian   : Arifah
10.  Bidang Lingkungan                             : Sahroni
a.       Anggota Bidang Lingkungan      : Maskuri
b.      Anggota Bidang Lingkungan      : Achmad Taufik
c.       Anggota Bidang Lingkungan      : Masruhan

F.   Sasaran Prioritas
Melalui musyawarah Masyarakat yang meliputi Dusun Krajan beserta RT setempat , posdaya yang akan dilaksanakan dan dengan skala prioritas antara lain:
·                   Pembinaan mental spiritual keagamaan meliputi kegiatan jama’ah tahlil ibu-ibu dan bapak-bapak.
·                   Pengembangan-pengembangan lingkungan dibidang pendidikan meliputi kegiatan di TK Pertiwi, TK Muslimat, TK Aba TPQ dan Madin.
·                   Pengembangan-pengembangan lingkungan dibidang kesehatan ( Posyandu), penyuluha KB, PUS,PHBS, Reboisasi dan Kelestarian, Kebersihan Lingkungan.
·                   Pelatuhan Pembuatan Keripik singkong dan toples hias di bidang kewirausahaan Keluarga dan Masyarakat.



















BAB III
LANGKAH KEGIATAN
           
Langkah kegiatan yang dimaksud adalah proses pengaturan program-program yang disepakati untuk ditindak lanjuti menjadi kegiatan riil secara bersama-sama. Mahasiswa dan Mahasiswi  KKN Tematik Posdaya sebelum mengadakan proses kegiatan, terlebih dahulu membagi tugas-tugas yang akan dilaksanakan antara lain:
A.      Penyusunan Jadwal Kegiatan
1.      Membuat Jadwal Piket Posko KKN Tematik Posdaya
-          Terlampir
2.      Membuat Jadwal Kegiatan
-          Terlampir
B.       Pelatihan Kader
Pelatihan kader dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan  kegiatan sesuai jadwal disertai pendampingan.
C.      Pelaksanaan Kegiatan KKN Tematik Posdaya Dusun KrajanDesa Warungpring
1.      Kegiatan serah Terima Mahasiswa dan Mahasiswi KKN Tematik Posdaya dengan Pemerintah Desa dan Tokoh Masyarakat Desa Warungpring.
Serah terima Mahasiswa dan Mahasiswi  KKN ke pihak Pemerintah Desa Warungpring dilaksanakan Pada hari selasa tanggal 8 maret 2016 pada pukul 8.00 s/d selesai, dengan jumlah undangan 85 orang  dan yang hadir 70 orang beserta Perangkat desa.
2.      Jam’iyah Tahlil
Mengisi Jam’iyah Tahlil Dusun Krajan Rt.01 Rw.01Desa Warungpring oleh Mahasiswa dan Mahasiswi KKN pada tanggal 12 Maret 2016 dengan tema Hikmah Sholat Berjama’ah.
Mengikuti jam’iyah tahlil sabilil munir setiap malam jum’at
3.      Kegiatan Pengajian Jamiyah Ibu-ibu dan Bapak-bapak
Kegiatan Pengajian  Mingguan Jamiyah Ibu-ibu dilaksanakan setiap hari jum’at pada Pukul 13.00-16.00, tempat giliran rumah jamiyah. Dan jami’yah Pengajian bapak-bapak Setiap malam Jum’at mulai pukul 20.00- 22.00, tempat giliran rumah jamiya di Dusun KrajanDesa Warungpring.
4.      Kegiatan Pembelajaran TPQ, MADIN dan TK Pertiwi TK Aba TK Muslimat
Kegiatan Pembelajaran diTPQ, MADIN, TK Pertiwi, TK Aba,  TK Muslimatdan Bimbingan Belajar di posko KKN tematik posdaya warungpring dususn KrajanDesa Warungpring dilaksanakan setiap hari senin, selasa, rabu, kamis, jum’at sejak mulai dilaksanakannya KKN minggu ketiga yakni tanggal 21 maret  – 7 apil2016..
5.      Kegiatan Posyandu
Kegiatan POSYANDU Balita  Di Posyandu  Kenanga I dilaksanakan pada hari Kamis 9Maret2016 Pada Pukul 08.00-10.30 tempat dirumah warga
Kegiatan POSYANDU Balita  Di Posyandu kenanga II dilaksanakan  pada hari  kamis 17 Maret2016 Pada Pukul 08.00-10.30 tempat Rumah warga
6.      Kegiatan Selapanan PKK, PKH
Kegiatan Selapanan PKK, PKH  Di Balai Desa Warungpring dilaksanakan  pada hari  Sabtu, 26Maret2016 Pukul 10.30 s/d 13.00.
7.      Kegiatan Istighozah Kubro
Kegiatan Istighozah Kubro Jamiyah Sabilil Munir Desa Warungpring dilaksanakan setiap malam Jum’at Kliwon tempat di Rumah Warga Jam’iyah
8.      Kegiatan Kerja Bakti dan Penanaman Bibit pohon durian.
Kegiatan Kerja Bakti membersihkan sungai Desa Warungpring dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 1 April 2016 pukul 7.00- 8.00 tempat gang  Dusun krajanDesa Warungpring bersama PemDes,  karang taruna dan Warga.
Kegiatan Penanaman Bibit Pohon durian dilaksanakan  pada  hari Jum’at tanggal 18 Maret 2016 pukul 08.00-10.30 tempat jalan Menuju pakembaranDusun GombongDesa Warungpring bersama PemDes,  karang taruna dan Warga.
9.      Kegiatan pembuatan Bingkai Jadwal waktu sholat Abadi
Kegiatan tersebut dilakukan dengan bertujuan mempermudah masyarakat Desa Warungpring untuk mengetahui waktu sholat fardlu setiap harinya.
10.  Kegiatan pembuatan plang nama gang jalan
Kegitan tersebut dilakaukan dengan bertujuan agam mempermudah msyarakat / orang luar daerah tersebut dalam mencari alamat
11.  Pembuaan toples hias
Bertujuan agar toples yang harganya setandar menjadi lebih mahal dan menarink pembeli.
12.  Pemngembangan rumput Azola
Bertujuan agar yang mau meberdayakan ikan tidak kesulitan untuk mendapatkan pakan ikan,
D.    Pelayanan dan Hasil yang dicapai
 Kegiatan posdaya dilaksanakan dengan pelayanan dan respon yang baik dari warga. Mahasiswa dan Mahasiswi KKN dapat melaksanakan tugas-tugas sebagai mana yang diharapkan warga. Melalui persiapan pelatihan dan pembinaan,Mahasiswa dan Mahasiswi memberikan segala yang dibutuhkan warga sebagai objek pembinaan .
    Hasil yang dicapai selama kegiatan berlangsung sampai dengan masa akhir bakti sosial KKN matik teposdaya, masyarakat merasa senang dan terbuka sehinggadapat berjalan dengan baik, lancar dan semangat. Sehingga warga mengharap agar dapat diteruskan sampai ada kader-kader yang terampil dan dapat berdiri sendiri.

E.     Dukungan yang diperoleh
      Kegiatan KKN posdaya Mahasiswa dan Mahasiswi STIT Pemalang, mendapat dukungan dari berbagai pihak baik secara kelembagaan maupun swadaya masyarakat. Diantara dukungan yang dapat kami tulis sebagai laporan adalah:
a.       Dari Lembaga Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT)
-          Pembinaan dalam Posdaya
b.      Dinas Kesehatan
-          Bidan desa dalam pelaksanaan dan pembinaan kegiatan posyandu
-          Penyuluhan tentang Perilaku  hidup sehat (PHBS)
c.       Dinas Pertanian
-          Bibit-bibit atau benih-benih tanaman lindung dan bibit pohon buah produktif.
d.      Swadaya
-          Pembinaan rutin penyuluhan dan pembelajaran Agama
-          Bersih Desa dalam menanggulangi penyakit dan pencemaran.

F.     Masalah yang dijumpai
     KKN posdaya Mahasiswa dan Mahasiswi STIT Pemalang di Dusun KrajanDesa Warungpring Kecamatan Warungpring telah menemukan beberapa masalah yang secara umum dapat kami jabarkan, antara lain:
1.      Warga terlalu sibuk dalam pekerjaan berdagang dan tidak punya waktu yang cukup untuk pembinaan.
2.      Kesadaran bersosial dan berorganisasi minim karena kurangnya kepedulian, informasi dan pembinaan warga.
3.      Adanya Pengaruh dari dunia luar (orang-orang perantau) membuat penduduk bersifat matrialistis dalam kehidupan sehari-harinya.
4.      Kurangnya kepedulian masyarakat terhadap PHBS sehingga masih membudaya membuang sampah disembarang tempat.
5.      Kurangnya Kesadaran masyarakat dalam Dunia Pendidikan yakni untuk mensekolahkan putra-putrinya lebih sedikit dibandingkan dengan lebih baik bekerja merantau diperkotaan.




BAB IV
PENUTUP

A.      Kesimpulan
KKN Tematik posdaya STIT Pemalang adalah kegiatan pendidikan Mahasiswa dan Mahasiswi yang secara langsung terjun kemasyarakat sebagai bukti nyata kerja, sekaligus pembelajaran di dalam masyarakat secara menyeluruh, agar dapat menggali pengalaman yang memungkinkan Mahasiswa dan Mahasiswi dapat mengembangkan diri baik sebagai individu maupun sosial dikemudian hari.
KKN Tematik Posdaya dilaksanakan mulai tanggal 8 Maret dan berakhir 15April 2016 di Dusun Krajan  RW.I Rt.1 sampai Rt.10Desa Warungpring Kecamatan Warungpring Kabupaten Pemalang. Terbagi atas rangkaian kegiatan yaitu observasi, pendataan, menyusun program kerja, pembentukan loka karya mini, pelaksanaan program kerja, pelaksanaan kegiatan posdaya pengembangan jaringan dan penyelenggaraan program secara bertahap.
Kegiatan ini secara khusus meliputi pembinaan mental spiritual keagamaan, TK,TPQ, MADIN,Posyandu dan pengembangan masyarakat dibidang lingkungan. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan selalu diikuti oleh warga Dusun KrajanDesa Warungpring Kecamatan WarungpringKabupaten Pemalang.
Dalam prakteknya para Mahasiswa dan Mahasiswi  dihadapkan beberapa problematika kehidupan yang cakupan lebih luas yang menantang sehingga timbul pemikiran dan arahan dari DPL KKN kepada para Mahasiswa dan Mahasiswi  untuk dapat mengatasi sekaligus mempraktekan kajian-kajian teori ilmiah yang didapat dari hasil belajar di kampus.
Dengan berbagai usaha dan pendekatan yang dilakukan. KKN Tematik posdaya STIT Pemalang dapat berjalan lancar dan berhasil baik. Hal ini tidak lepas darikerjasama antara Mahasiswa dan Mahasiswi , DPL, Perangkat Desa, dan tokoh-tokoh masyarakat yang mendukung. Juga karena sifat keterbukaan warga masyarakat terhadap informasi dan perubahan zaman.


B.       Saran-saran
Saran-saran yang dapat kami sampaikan untuk membangun dan mengembangkan posdaya ke depan antara lain:
Bagi Dusun KrajanDesa Warungpring :
-          Dalam bermasyarakat sebaiknya harus ada perkumpulan (organisasi) sebagai wadah musyawarah untuk kepentingan bersama.
-          Sebagai tokoh masyarakat dan perangkat Desa yang bertanggung jawab terhadap kepentingan warga (bersama) sebaiknya menggunakan perkumpulan tersebut untuk menyampaikan informasi maupun melakukan rembug dukuh.
-          Menggerakan warga dengan memperdayakan generasi muda yang berkompeten
-          Peningkatan ekonomi yang signifikan sebaiknya disertai dengan peningkatan pengetahuan.
-          Sarana-sarana yang ada di desa difungsikan sebagaimana mestinya, sehingga perangkat desa dan tokoh masyarakat dapat membangun warganya menjadi maju.
-          SDA dan SDM dibangkitkan melalui kegiatan-kegiatan formal maupun non formal melalui musyawarah.
Bagi STIT Pemalang :
-          Jenjang pembekalan KKN Tematik Posdaya sebaiknya Mahasiswa dan Mahasiswi  STIT Pemalang sudah memahami unsur-unsur pelaksanaan KKNyang akan dicapai
-          Sebaiknya Mahasiswa dan Mahasiswi  KKN Tematik Posdaya tidak sedang kuliah aktif dikampus manakala KKN sedang berlangsung
-          Dosen-dosen pendamping lapangan adalah dosen yang harus melakukan bimbingan lapangansesuai jadwal yang sudah ditentukan dalam peraturannya.
-          STIT Pemalang mengupayakan pendekatan secara menyeluruh dan langsung kepada Mahasiswa dan MahasiswiKKN melalui DPL yang ditunjuk dalam praktek-praktek dilapangan
-          STIT Pemalang harus dapat menunjukan kapasitasnya sebagai PTS di Pemalang yang bermutu dengan pelatihan-pelatihan dan pengarahan-pengarahan dan persiapan Mahasiswa dan Mahasiswi  secara maksimal saat terjun praktek dilapangan
-          STIT Pemalang harus memberikan penilaian dalam  bidangkegiatan pembelajaran baik praktek atau teori secara obyektif sehingga nilai hasil Evaluasi tidak terkesan asal.      

Warungpring 15 April   2016





LAMPIRAN

0 Response to "CONTOH LAPORAN KKN"

Posting Komentar